Puisi : Ku Ingin Memetik Melati Mekar Dan Putih

September052016
Ku Ingin Memetik Melati Mekar dan Tetap Putih Tak pernah kuhitung doa ku untukmu Yang ku mau hanya kamu tetap tersenyum dan bahagia slalu Tak pernah kurasa rasa sakit ini Karna sekarang kamu slalu ada untuk mengobati Tak pernah terfikir sosok cantik, sholehah seperti kamu singgah di hatiku ini, Menemani hariku yang sepi, menbentuk warna pelangi Melati Aku terpana dengan putihmu Sosok ayu hangat yang slalu bisa membuatku nyaman Kabut... [Baca selengkapnya]

PUISI :"Sambutan Do'a"

June052016
Sambutan Do'a Allah Maha Kuasa ... Kepahitan yang selama ini terus menghantui perlahan mulai terasa manis, Seolah rasa trauma atas yang kemarin telah menghilang,  Perlahan seuntai senyum itu mulai nampak jelas Dan guratan kesedihan itu perlahan mulai pudar Dialah sosok sederhana yang mengubah segalanya, seorang yang telah lama ku kagumi, namun terkubur dalam, hingga aku takut untuk menaruh harapan padanya. Yaa sering terpikir dalam otak ku "apalah... [Baca selengkapnya]

PUISI : "DOA MALAM"

June052016
DOA MALAM Tanpa kau tahu Di sepertiga malam menjadi saksi ku Tanpa kau tahu pula Di akhir sujud lirih kusebut namamu Ya, ku yakin ini di saksikan berjuta malaikat Yang kuharap kan mengaamiini setiap do'aku Aku memang tak mampu mendekapmu Namun ku harap do'aku kan selalu menghangatkanmu ... Aku memang tak mampu menjagamu ... Namun ingatlah, do'aku kan selalu menyertaimu ... Wahai yang mulai mengisi hati  Ku harap tak salah, ku menaruh... [Baca selengkapnya]

PUISI : " FATOMORGANA"

June042016
FATAMORGANA

Tak nyata tapi seakan terlihat jelas
air di atas panas aspal tanpa penguapan
samar samar seperti embun yang membasahi kaca
menutupi kenyataan padahal nyata
seakan dalam bewarna hijau kedalaman
memang dalam tapi di bawah masih ada permukaan

 2/6 16 as

PUISI : " KIASAN PERASAAN"

June042016
KIASAN PERASAAN Emosi jiwaku gelap bagaikan kebut mendhung gunung yang dibawa angin malam  di selimuti dingin malam yang bercampur tetes tetesan air embun seakan sunyi senyap bak rumah kosong yang di huni burung pengganggu tidur ku tersayuh sayuh saat aku berjalan lurus kedepan terlontang lanting bagaikan jam yang berdentang jam 12 malam ku berjalan lurus hingga menemukan perempatan di saat itu kebingugan mulai menyapaku di saat itu dirimu... [Baca selengkapnya]
 
Kembali ke Atas